Hmmm, I’m considering to join The League of Extraordinary Possessive and Gentle Boyfriends
Latest Updates: akudandia RSS
-
RukmaPratista
-
RukmaPratista
Masaru Emoto pernah menjelaskan teori “gelombang”, HADO, di bukunya tentang keajaiban air dan kristalnya yang terkenal.
Kurang lebih intinya seperti ini:
Since all phenomena is at heart resonating energy, by changing the vibration we change the substance.
Nah, pada dasarnya manusia juga sama.
Manusia dan lingkungan masing-masing bervibrasi, mengeluarkan gelombang tersendiri. Mereka beresonansi dan berimplikasi terhadap pembentukan karakter manusia itu, perilakunya, kehidupannya, dsb.
Contoh sederhananya gini, ada anak A selalu saja dibilang bodoh oleh B orang tuanya, dari omongan itu akan berdampak pada karakter si A kelak. Beautiful words create beautiful nature. Ugly words create ugly nature. Kurang lebih gitu, katanya si Emoto. Meski toh gak selalu juga sih menurutku, bisa aja si A malah terpacu untuk jadi orang pintar. Tapi intinya, ada link atau resonansi antar manusia, nggak kelihatan, tapi ada. Mirip-mirip chaos theory kalo di fisika.
Aku jadi inget teori HADO ini gara-gara fenomena tadi siang.
Tadi aku ngirim message di fesbuknya si nduk, bilang kangen. Dia offline. Eh belum ada 10 menit, tau-tau langsung dibales lewat SMS. Padahal dia gak tau aku ngirim message whatsoever. Sinkro. Otakku ngirim brainwave sejauh 400-an mil! AJIIIIP!
P.S: Tiba’e keri-kerine njekethek, CAP CORO!
-
RukmaPratista
Alhamdulillah, akhirnya menang juga kontesnya. Sekarang gak lupa ngecek email lagi, hehehehe. IHIIIIR, bisa beli HP baru, nayamul.
I nailed it!
P.S: Sayang, I love you..
-
RukmaPratista
What did I do wrong?
I really wonder.
Kok semuanya nggak berjalan mulus.
-
RukmaPratista
Sebenarnya aku ingin menuliskan banyak cerita di sini (dan di NLU). Tapi akhirnya terlalu banyak hingga tidak banyak yang tersisa di memori. Lupa. Hehe.
Jadi, untuk memulai lagi, setelah cukup lama hiatus, aku akan memulai dengan satu kalimat ini:
I really am a huge fan of Yulianita Rizki Damayanti!
Hehehehe, geje. *Bah!*
Kiki cantik banget, first. Pinter bikin kue-kue prenthil-prenthil buat lebaran, second. She loves me, third. Dan 3 alasan itu udah bikin aku ngefan berat.
P.S: Pernah liat twitterku (iya, sekarang akhirnya bikin twitter juga)? Di bagian kanan bio-ku namanya terpampang di situ. Hehehehe.
-
RukmaPratista
Kuliahku emang gak niat. Tapi, semua selain itu, I gave and will give them a full shot. Entah itu being photographer, illustrator, aikidoka, boyfriend, future husband…
So just wait, hunn… A little longer.
-
RukmaPratista
Ada satu fakta menarik yang aku dapet setelah nonton dorama baru Kimura Takuya, Mr. Brain:
Jika kamu ingin orang lain melihat kecantikan/ketampananmu, kefemininan/kemaskulinanmu, beradalah pada sisi kiri dari sudut pandang mereka.
Penjelasannya begini, otak kanan manusia adalah bagian yang bertanggung jawab untuk memproses pandangan pada sudut pandang sisi kiri, sedangkan otak kiri bekerja untuk memproses pandangan pada area sudut pandang sebelah kanan. Jadi kalo kamu melirik ke kanan, itu pandangannya diproses sama otak kiri, dan sebaliknya. Nah, otak kanan itu lebih baik dalam hal menentukan jenis kelamin daripada otak kiri, apakah seseorang yang kita lihat itu laki-laki atau perempuan.
Jadi, kalo lagi jalan bareng pacar, jalan-jalan ke mall, kencan di restoran, dsb, pilihlah untuk berada di sebelah kiri dari pacarmu! Meskipun akhirnya kamu memproses pandanganmu dengan otak kiri, tapi kan pacarmu memproses pandangannya dengan otak kanan. Jadi kecantikan/ketampanan kamu bakal semakin kentara!
Begitu!
*catet*
P.S: neuroscience itu ternyata menarik…
-
RukmaPratista

Tu foto hasil percobaan photoshop geje tadi sore. Dikasih watermark gedhe welek gitu biar OCD-ne Hafiz membara. Ngamuk-ngamuk. Kakakakakakakak.
-
RukmaPratista

Yang merah itu TOMBOOOOY, HARE!
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!Koyok nantang arep ngajak gelut…
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!Tapi sekarang, IMUT PWUOL!
-
RukmaPratista
Entah kenapa, setiap kali si nduk ganti panggilan sayang ke aku gitu, rasanya seperti dikelejot listrik dari kaki hingga kepala.
Dulu, waktu SMA sampe sebelum akhirnya jadian, manggil aku biasa aja, ‘Tatag‘. Trus abis confession dan ganti basa Indonesia kalo ngobrol, akhirnya manggil aku ‘Rukma‘. Waktu udah jadian, manggilnya ganti lagi, ‘Sayang‘. Listrik bener-bener menjalar ke seluruh badan. Trus, akhir-akhir ini, panggilannya sering diperpendek, ‘Ayang‘. Ugh, so cuuute! Dan yang paling up to date, ‘Mas‘!
AU AUUUUUUUUUUUUUUUW!
SUKAAAAAAAAAAAAAAAAA!
MOOOEEEEEEEEEEEEEEEEEEE!
Si nduk itu bener-bener imut!