If you really have something disturbing you,
please, rely on me more.
Bukankah aku pernah menawarkan telinga, mata, dan hati itu?
If you really have something disturbing you,
please, rely on me more.
Bukankah aku pernah menawarkan telinga, mata, dan hati itu?

Jatuh cinta itu bawaannya absurd terus.
Kemarin, aku beli flash disk itu.
Lucu, bentuknya tako, cumi.
Mulutnya ada magnetnya bisa nempel.
SMOOCH!
Kyaaaaaa! Ngeliatnya aja jadi malu.
Kalo yang punya belum bisa kaya gitu, flash disknya bisa.
GYAHAHAHAHA!
Pagi ini tiba-tiba ibuku menelpon.
Rabu terakhir bulan ini, katanya.
(sekarang bulan Hijriyah apa tho?)
Allah menurunkan beribu-ribu bala,
800 ribu lebih.
Nanti, sholat tolak bala ya, katanya.
Sholat dua rakaat seperti biasa.
Terus berdoa, baca Al Fatihah 7 kali,
Al Ikhlas 41 kali, sama doa tolak bala.
Kamu hati-hati ya, terus ibu menutup telpon.
P.S: Ada yang tahu sumbernya, di Quran atau Hadits?
I’m slightly getting better.
2.26 out of 5.
Mau kupindah ke Design by Humans hari ini.
Tambahin sedikit halftone pattern buat background.
Enak kan? Satu desain bisa ditaruh di banyak situs.
I love my job.
I FUCKING HATE MYSELF WHEN I REALLY MISS HER LIKE NOW. BECAUSE I’M LOSING MY MOOD TO DO ANYTHING. ANYTHING.
GOSH!
Ugh, aku sudah mulai nggak sabar ini.
Babah, aku memang bukan Nabi Sulaiman.
Jadi kuumumkan perang kepada semut-semut ini.
Mereka sudah mulai irritating bin annoying.
Semua makananku dirubung, sambel aja dirubung,
rebusan daun singkong, air putih, air kopi,
tetes-tetes air dari wudhu, buah-buahan.
Makananmu itu yang manis-manis,
gak usah ngrubung sing aneh-aneh talah.
CUIH!
Tak bantai baringene. Aku sudah nggak bisa kompromi.
Aku sudah cukup bersabar untuk tidak menghancurkan rumahmu yang menggunung. Tapi aku sudah tidak tahan.
PERAAAAAAANG!
Ada 3 macam gaya ilustrasi.
1. Ilustrasinya bwagus, pesannya biasa aja.
2. Ilustrasinya biasa aja, pesannya bwagus.
3. Ilustrasinya bwagus, pesannya juga bwagus.
Untuk DBH, aku make nomer 1.
Untuk tretles, aku make nomer 2.
Untuk poster, aku make nomer 3.
Sekarang, aku dalam mode nomer 2.
That’s why, I NEED A GREAT CONCEPT!
CRAP!
Dua hari brainstorming, nggak nemu-nemu konsep yang bisa dijual.
Idea, Idea, please come to me!
Hahaha, kadang penyuka teori konspirasi itu suudzonnya semakin aneh-aneh aja. Kali ini berhubungan dengan perusahaan software paling gedhe di dunia, Mikocok.
Coba liat ini :
- Scientology di file defrag
- Bill Gates Anti-Kristus?
- George W. Bush menyembunyikan suatu fakta
- Kunci rahasia windows
Hihihi, diambil dari majalah CHIP.
Akhir-akhir ini aku kembali doyan makan nasi garam. Nasi yang ditaburi garam, diaduk, dan diberi lauk seadanya. Hampir mirip onigiri.
Lagi-lagi, ibu yang mengenalkanku pada makanan absurd ini. Dulu, waktu aku kecil, aku cukup sering makan nasi garam ini. Sebelum berangkat sekolah, jika ibu atau mbak-mbak yang bantu ibu belum sempat masak untuk sarapan, ibuku biasanya lantas menggoreng lauk seadanya, tempe, tahu, atau telor, kemudian disodorkan dengan nasi garam. “Enak, coba’en” katanya. Dan sejak itu, kadang aku lebih memilih nasi garam daripada nasi kecap.
Ibuku juga yang membuat aku menjadi maniak sayur-sayuran. Dulu, cukup banyak sayur mayur yang ditanam di pekarangan rumah. Kadang nasi garam juga dimakan dengan kulup singkong, kenikir, atau selada, ditambah sambal dan tempe goreng atau tahu goreng. Mantabh (pake BH)!
Suatu hari, saat aku mudik ke Malang, aku dibuat cukup terharu ketika saat aku makan dengan lahap tiba-tiba ibuku berkata “Ndelok kowe maem iku nyenengno ati le, tenan” Melihat kamu makan itu sungguh menyenangkan, begitu katanya. Wah, rasanya bahagia sekali, hanya dengan makan sudah menyenangkan hati orang tua. Mungkin karena aku memang sangat jarang menolak makanan. Kakakku ada yang tidak suka makanan bersantan, kakak perempuanku menolak sambal dan lombok, dan ada kakakku yang cukup sering mencela makanan, kurang garamlah, kurang inilah, kurang itulah, sedangkan aku, semuanya kulahap. Aku selalu menjadi favorit mbak-mbak yang bantu ibu di rumah. Hahaha.
Wahai istriku nanti, cukup sodorkan aku sepiring daun singkong rebus, sambal, tempe goreng, dan nasi hangat. Masakkan dengan ikhlas untuk menyenangkanku, maka engkau akan menjadi penghuni surga. :p
P.S: Kalau dulu makan nasi garam lauk tempe, sekarang pakai kornet dong. Hehehe. Malam-malam makan nasi garam, keluwen.