Segala urusan dengan setan,
pasti akan menjadi kenangan.
Paling tidak, sebagai bahan cerita menyeramkan,
atau untuk ditertawakan
suatu hari.
P.S:
Boleh ketawa sekarang Yo?
BAHAHAHAHAHAHAHAHA!
Segala urusan dengan setan,
pasti akan menjadi kenangan.
Paling tidak, sebagai bahan cerita menyeramkan,
atau untuk ditertawakan
suatu hari.
P.S:
Boleh ketawa sekarang Yo?
BAHAHAHAHAHAHAHAHA!
Wah, sudah musim kepala botak. Di kampus, manusia-manusia botak itu bersliweran dengan atribut himpunan yang berwarna-warni. Merah, kuning, hijau, biru. Masa OSPEK sudah berakhir.
Aku jadi teringat kembali, masa-masa OSPEK dulu. Ketika aku membuat kebohongan yang berakibat sangat besar, memalukan, namun menyenangkan.
HAH?
Saat itu malam para SWASTA. SWASTA adalah mahasiswa-mahasiswa tingkat atas dan para alumni. Kami akan dibantai mereka malam itu, dibariskan di lapangan besar di bagian depan kampus. Ditampar, disuruh push-up, disuruh sit-up, jalan jongkok, koprol-koprol, gulung-gulung, intinya disiksa. Saat itulah aku sebagai manusia malas yang tidak rela disiksa dan melakukan hal-hal yang absurd begitu, memilih untuk berbohong.
Aku pura-pura kena serangan jantung. Aku ambruk dan memegangi dadaku. “Sesak! Nggak bisa nafas, sakit bos!” begitu kataku di depan para “bos”, panggilan untuk SWASTA. Rupanya aktingku cukup meyakinkan, karena dalam beberapa menit kemudian aku sudah menikmati kasur dan bantal empuk, segelas teh hangat, minyak gosok, dan dokter muda yang manis di sampingku. Sementara kawan-kawanku masih harus disiksa, berteriak-teriak, sepanjang malam hingga menjelang pagi. Aku acuh, sungguh tidak setia kawan.
OSPEK masih berlanjut dan dampak kebohongan itu mulai terasa. Aku diberi pita kuning di lenganku, penanda aku “lemah”. Walaupun aku, tentu saja, tidak selemah itu, aku hanyalah pemalas. Aku tidak dibiarkan melakukan pekerjaan yang mereka anggap berat. Bayangkan, hanya menggotong potongan-potongan kayu bakar untuk kemping saja aku dilarang. Dan bukan hanya itu, banyak sekali kegiatan yang pada akhirnya aku disisihkan, disatukan dengan golongan “lemah” lainnya. Namun, bukannya malu, aku sungguh senang sekali. Wuhui, bisa bermalas-malasan. Hahaha. Hingga masa OSPEK berakhir, hingga aku resmi menjadi anggota himpunan, tidak ada yang tahu kebohonganku, bahkan hingga hari ini, hanya para sahabat dan teman dekat yang mengetahuinya.
HAHAHAHAHAHA! Manusia Cap Coro kan?
Pesan moral :
Berbohong itu harus tahu sikon, berbohonglah pada waktu dan tempat yang tepat. Namun, seperti kata ibu, berbohong itu dosa.
Aku ingin ke pantai lagi,
bawa biola, seperti dulu.
Dan seperti malam itu,
kan ku mainkan lagu
di bawah bulan purnama
dan milyaran bintang-bintang.
Yuk, sayang, temani aku.
Ehm…ehm…
Sudah nggak HTS lagi.
Laporan selesai.
She is sunshine,
I fall over
Pagi ini, aku merender vexel-vexelmu
entah untuk kali keberapa
Berharap mampu membentuk senyum itu
dalam ruang-ruang vektor kaku
Lantas mengguratkan binar cahaya matamu
dalam tarikan-tarikan pena palsu
Sedikit saja lengkung tak sama, kumusnahkan
Berbeda titik-titik warna, maka kuhancurkan
Puluhan helaan nafas dan tangan yang meronta
Tak ujung membuatnya serupa
Aku letih
frustasi
Duhai dinda, sungguh elokmu
takkan pernah kumampu menuangnya dalam kanvas
Maka ijinkan kubiarkan rasa itu
kembali memenuhi bilik-bilik rindu
Karena aku, jatuh cinta padamu
Entah untuk kali keberapa
Baseman : Lo, koen ngerti lik kentang ketemu kentang ngomonge yok opo?
Kartolo : Piye Cak?
Baseman : Kentang kentung kentang kentung kentang kentung BAAAHAHAHAAHA
Lagi ngentang ngentung.
Jadi inget guyonannya Baseman dan Kartolo.
Orang rumah doyan banget.
Baseman adalah salah satu inspirator tertawa model “BA+HAHAHAHA” selain teman masa SMA bernama Cholid.
Hmmm…kemarin aku pergi ke Gramedia.
Seperti biasa, mripatku langsung jelalatan.
Kuhitung-hitung, ada sekitar 10 buku baru yang tampak bagus yang pengen kubeli.
Tapi, akhirnya aku pulang dengan tangan hampa,
sembari mengingat judul-judul buku itu,
menceritakannya sebagian ke Hafiz (agar tercatat di log Pidgin),
dan mengumpat-umpat.
Kenapa?
Ya karena aku hanya bawa uang sepersepuluhnya!
Total 500 ribu! Uangku hanya 50 ribu!
Mau beli manga aja mikir-mikir.
Kemprut!
Buku yang berhasil memikatku kemarin (wis lali judule) :
- bukunya Butet
- bukunya dosen FSRD, tentang menggambar hewan pake pensil
- novel Look Me In The Eye, ato something gitu
- buku tentang advertising, sampule gambar jeruk
- bukune Emha, something Kyai-Kyai gitu
- buku rohani ada 3 biji, mbuh lali kabeh judule opo
- buku Lighting for Beauty, tentang lighting buat fotografi
- opo maneh yo wingi, apik-apik HARE
Akhirnya hanya bisa pasrah menunggu penyewaan buku “GB” (mbuh jenenge kuwi kepanjangan dari apa) membeli beberapa buku itu hingga akhirnya bisa kusewa.
Masih dalam mood tentang robot dan android, aku bermurah hati menunjukkan grey print RoboTractor, mainan made in dhewe yang kubuat sebagai teman bermain saat aku bosan mendengarkan pelajaran dari para guru SD Lowokwaru IV Malang. Aku tidak begitu ingat mendapat ide dari mana, yang pasti mainan ini sungguh menyenangkan (untuk ukuran anak SD), mungil, imut, dan portable. Tidak sia-sia menghabiskan waktu dua hari untuk menuntaskan proyek besar bagi anak SD ini. Ini grey print-nya :

Cara membuat :
1.
Gabungkan dua gelondong benang bekas mesin jahit (yang terbuat dari besi) menjadi satu menggunakan benang jahit.
2.
Potong lilin (lilin penerangan) setinggi 1 cm. Mungkin sedikit sulit, karena biasanya akan patah atau retak. Lantas, beri sedikit ceruk pada ujung atas.
3.
Kaitkan karet gelang pada tusuk gigi, lantas masukkan ujung karet gelang yang lain pada lubang pertengahan lilin (bekas sumbu lilin). Letakkan tusuk gigi pada ceruk lilin agar mendapat posisi yang mantap. Atur posisi tusuk gigi, lilin, dan karet gelang sesuai gambar.
4.
Gabungkan lilin dan gelondong benang menjadi satu dengan cara memasukkan karet gelang pada lubang di pertengahan gelondong.
5.
Beri tumpuan pada sisi lain dari gelondong benang sebagai poros. Misalnya : ikatkan karet pada lidi kecil seukuran jari-jari gelondong benang. Atur sedemikan rupa sehingga poros ini tidak berubah posisi.
6.
Jadilah.
Cara bermain :
Putar bagian tusuk gigi. Hati-hati, jangan sampai karet gelang putus. Letakkan pada bidang datar, dan lihatlah dia merengsek maju, menerobos setiap halauan dan rintangan.
Prinsip kerja :
Baca sendiri bab Mekanika di buku Fisika SMA untuk kelas 1 SMA karangan Martin Kanginan (atau siapapun) atau buku Fisika Untuk Sains dan Teknik karangan Tipler (atau siapapun).
Saran untuk pengembangan lebih lanjut :
1.
Carilah gelondong benang yang bergerigi, sehingga RoboTractor mampu menembus medan pasir, becek (I hate Cinta Laura), dan medan paling terjal sekalipun. Jadikanlah dia Offroad RoboTractor.
2.
Buatlah beberapa RoboTractor lagi, dan adulah mereka. Jiwa kanak-kanakmu pasti bersorak-sorai.
Efek samping :
1.
Mainan ini sedikit mempengaruhi pertumbuhan mental anak-anak. Ditengarai seorang anak telah tumbuh menjadi seorang dewasa yang introvert dan autis.
2.
Tidak dapat menyimak meeting dengan baik. Dimarahi bos. Tidak dianjurkan untuk pegawai padat karya.
Jadi, begitulah. Ada pertanyaan anak-anak?
Ternyata, menggambar robot itu tidak semudah yang kubayangkan. Padahal waktu aku masih anak SD, aku bisa menggambar robot dengan begitu lepas, begitu merdeka. Coret sana, coret sini, dan jadilah robot, anjing robot, doraemon, mobil robot, bahkan ayam juga kujadikan robot, semuanya menjadi robot. Dunia corat coret yang menyenangkan.
Dan kini, alih-alih menggambar robot, menarik garis untuk membentuk rangka robot saja aku bingung bukan main. Robot ini akan kujadikan robot yang terbang mengambang di atas tanah, robot beroda, robot yang lucu, pemarah, seram atau robot apa ini, bingung.
Lantas, alih-alih meneruskan menggambar robot, pikiranku justru mengembara ke mana-mana. Mengajakku mempertanyakan mengapa semakin dewasa kita semakin kehilangan kebebasan imajinatif, mengapa kita sebagai manusia selalu mencari bentuk manusia lain dari benda-benda di sekitar kita sebagai bentuk ideal, bagaimana dengan rencanaku untuk mendirikan children day care sebagai klub robotik untuk anak-anak, Gundam 00 yang terbaru sudah memasuki episode berapa, apa episode 11 Kurogane no Linebarrels sudah bisa kuunduh di server anime kampus, kapan akan diadakan lagi kontes robot line follower di kampus, berapa harga LEGO mindstorm NXT, apakah Robosapien setinggi 30 cm di rumah masih bisa menari bersama keponakan-keponakanku, menakuti kucing-kucing liar di sana, bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla, MBLARAH!
MasyaAllah, hanya dari satu kata, robot.